AL's Review : House Of Gucci (2021)
Film paling mengecewakan tahun 2021. House of Gucci adalah contoh nyata dari peluang yang terbuang sia-sia. Durasi yang terlalu panjang dan cerita yang berantakan membuatnya terasa seperti berlangsung selama bertahun-tahun. Menontonnya menjadi pengalaman yang melelahkan karena terasa hambar dan tidak memiliki energi. Tapi jelas ini bukan kesalahan Lady Gaga, karena dialah satu-satunya yang membawa film ini.
Skrip yang buruk dan ritme cerita yang tidak teratur membuatku tidak merasakan emosi apa pun terhadap karakter maupun alur cerita. Ada begitu banyak adegan yang tidak perlu, film ini bisa saja jauh lebih pendek. Dialog-dialognya terasa sangat klise, hampir seperti dialog dari serial CW. Naskahnya terasa dangkal dan tidak profesional, membuatku heran bagaimana film ini bisa mendapat lampu hijau tanpa pertimbangan untuk menulis ulang seluruh cerita.
Selain itu, grading warna yang membosankan dan arahan kamera yang generik juga mengganggu. Padahal, jika durasinya dipangkas, cerita lebih fokus pada keluarga Gucci, dan film tetap memberikan soundtrack yang kuat, hasil akhirnya mungkin akan jauh lebih baik. Untungnya, kostum yang penuh warna dan soundtrack yang bagus sedikit menyelamatkan film ini.
Meskipun diperankan oleh para aktor kelas A, film ini terasa kacau. Tidak ada chemistry antara para aktornya; mereka seperti bermain sendiri-sendiri. Lady Gaga adalah satu-satunya alasan untuk menonton film ini. Dia benar-benar luar biasa di sini—aku bahkan menganggap ini sebagai penampilan terbaiknya, lebih dari A Star is Born. Jared Leto juga secara mengejutkan tampil baik di film ini. Aku paham kenapa orang-orang bercanda bahwa dia cocok memerankan Mario, lol.
Aku tidak merekomendasikan menonton ini di bioskop. Film ini lebih cocok ditonton melalui layanan streaming. Dengan durasi 2 jam 30 menit, kamu mungkin ingin melakukan hal lain sambil menontonnya.
Namun, ada beberapa momen menyenangkan di film ini. Selain Gaga dan Leto, aku juga ingin memuji desain kostum serta makeup & hairstyling yang sangat bagus. Menarik juga melihat bagaimana industri fashion bekerja. Setelah menonton ini, pandanganku terhadap merek Gucci tidak akan pernah sama lagi.
Kesimpulannya, House of Gucci bisa saja menjadi film cult dengan nuansa high camp yang tak terlupakan, tetapi hasil akhirnya terasa sangat hambar dan kehilangan jiwa. Sayang sekali, sebuah peluang besar terbuang begitu saja.
Comments
Post a Comment